Sabtu, 12 April 2014

Cara Pengukuran Gravity

      Dalam survey gravity data yang pertama kali harus didapatkan adalah nilai g observasi di base stasion sebagai acuan untuk stasiun-stasiun berikutnya. Setelah pembacaan alat untuk tiap-tiap stasiun yang menjadi target pengukuran maka dapat dilakukan proses pengolahan data dengan langkah pengerjaan nya sebagai berikut :
• Skala mGal
Konversi dari pembacaan alat ke mGal dengan menggunakan suatu bentuk perumusan tertentu berdasarkan nilai nilai pembacaan yang didapat dalam pengukuran disetiap stasiun.
• Perhitungan g Normal (gN)
• Perhitungan Drift
• Perhitungan g koreksi
 gkoreksi = gN – drift mGal
• Perhitungan Δg
 Δg = gkoreksi ke n – g koreksi awal mGal
• Perhitungan g observasi (gobs)
 Gobs = g obs base st + Δ g mGal
• Perhitungan g Lintang
 g(θ) = 978081,8(1 + 0,005304 sin 2θ + 0,0000059 sin2 2θ) mGal
• Perhitungan Koreksi Udara Bebas (FAC)
 FAC = 0,3085h mGal
• Perhitungan free air Anomaly (FAC)
 FAA = gobs – gθ) + FAC mGal
• Perhitungan Bougueur Correction (BC)
• Perhitungan Simple Bougueur Anomaly (SBA)
• Perhitungan Terrain Correction (TC) untuk masing-masing stasiun pengukuran
• Perhitungan Complete Bouguer Anomaly (CBA)

•  Pemisahan CBA Regional dan Residual. Pemisahan ini dapat dilakukan dengan beberapa  metode diantaranya : metode Moving Average, persamaan polynomial, Second Vertical Derivatif, dll.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar