Dalam survey gravity data yang pertama kali harus
didapatkan adalah nilai g observasi di base stasion sebagai acuan untuk
stasiun-stasiun berikutnya. Setelah pembacaan alat untuk tiap-tiap stasiun yang
menjadi target pengukuran maka dapat dilakukan proses pengolahan data dengan
langkah pengerjaan nya sebagai berikut :
• Skala mGal
Konversi dari pembacaan alat ke mGal dengan
menggunakan suatu bentuk perumusan tertentu berdasarkan nilai nilai pembacaan
yang didapat dalam pengukuran disetiap stasiun.
• Perhitungan g Normal (gN)
• Perhitungan Drift
• Perhitungan g koreksi
gkoreksi = gN –
drift mGal
• Perhitungan Δg
Δg = gkoreksi
ke n – g koreksi awal mGal
• Perhitungan g observasi (gobs)
Gobs = g obs
base st + Δ g mGal
• Perhitungan g Lintang
g(θ) = 978081,8(1
+ 0,005304 sin 2θ + 0,0000059 sin2 2θ) mGal
• Perhitungan Koreksi Udara Bebas (FAC)
FAC = 0,3085h
mGal
• Perhitungan free air Anomaly (FAC)
FAA = gobs –
gθ) + FAC mGal
• Perhitungan Bougueur Correction (BC)
• Perhitungan Simple Bougueur Anomaly (SBA)
• Perhitungan Terrain Correction (TC) untuk
masing-masing stasiun pengukuran
• Perhitungan Complete Bouguer Anomaly (CBA)
• Pemisahan CBA
Regional dan Residual. Pemisahan ini dapat dilakukan dengan beberapa
metode diantaranya : metode Moving Average, persamaan polynomial, Second
Vertical Derivatif, dll.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar